Jembelisme Media News, Opinion, Monetize, Link Exchange, Web Technology and Internet

Telkomsel Bangun Sarana Telekomunikasi di Daerah-Daerah Terpencil

25.12.2009 · Posted in Articles

Foto 1: BTS Pico untuk daerah terpencil

Beberapa waktu yang lalu, Telkomsel diberi kepercayaan oleh pemerintah untuk melaksanakan program USO (Universal Service Obligation). Telkomsel diberi amanah untuk mengakomodasi layanan akses telekomunikasi dan informatika di sekitar 25.000 desa terpencil. Program ini dikenal dengan nama Desa Berdering. Selain menyelenggarakan program Desa Berdering juga terdapat Desa Pinter (Desa Punya Internet) dan Pusyantip (Pusat Layanan Telekomunikasi dan Informasi Perdesaan).

Dalam melaksanakan program Desa Berdering, Telkomsel membangun instalasi FWT (Fixed Wireless Telephone) serta BTS Pico di setiap desa USO. Dengan dibangunnya instalasi FWT diharapkan desa yang selama ini kesulitan mendapatkan layanan telekomunikasi menjadi terfasilitasi sehingga warga desa mudah untuk melakukan hubungan telekomunikasi. Kalau dulu warga desa yang terpencil harus ke kota terlebih dahulu untuk melakukan panggilan (menelpon), kini warga desa tidak perlu ke kota lagi karena desanya kini telah dibangun instalasi FWT sehingga untuk menelpon cukup melalui handphone saja.

Sedangkan untuk melaksanakan Desa Pinter, Telkomsel menyediakan perangkat internet berupa komputer dan akses internet. Dengan adanya perangkat internet diharapkan tidak ada kesenjangan sosial dan gaptek di desa tersebut. Anas yakin banyak masyarakat pedesaan yang belum mengenal apa dan siapa Internet. Mudah-mudahan dengan program Desa Pinter ini masyarakat pedesaan menjadi pintar, tidak gaptek, dan tidak ketinggalan berita yang up to date.

Foto 2: Menkominfo meresmikan Desa Berdering di desa Kaliau

Nah, ngomongin masalah desa USO dan Desa Berdering, pada tanggal 17 Desember 2009 kemarin Menkominfo, bung Tifatul Sembiring, meresmikan Desa Berdering ke-21.000 yakni Desa Kaliau, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Desa Kaliau terletak di perbatasan Kalimantan Barat dan Serawak, Malaysia. Di desa ini telah dibangun instalasi FWT (Fixed Wireless Telephone) serta BTS Pico via satelit VSAT IP (Very Small Aperture Terminal Internet Protocol). Selain itu, Telkomsel juga menyediakan perangkat internet berupa komputer dan akses internet untuk mendukung layanan Desa Pinter di desa Kaliau.

Direktur Utama Telkomsel Sarwoto A. mengatakan, “Pembangunan infrastruktur telekomunikasi di pulau terluar maupun perbatasan merupakan bentuk dukungan Telkomsel dalam memelihara keutuhan NKRI, di mana hadirnya sarana telekomunikasi dapat meningkatkan ketahanan nasional sekaligus mempersatukan bangsa Indonesia yang tersebar di berbagai pulau yang ada di negara kepulauan Indonesia ini”.

Nah, berarti warga desa Kaliau sekarang bisa menikmati layanan Telkomsel melalui handphone masing-masing menggunakan kartu simPATI atau kartu As. Salut buat Telkomsel! Jangan lupa dukung Anas sebagai juara dalam Telkomsel Campus Blog Competition. Ketik: Blog (spasi) 24 kirim ke 9937 (khusus pelanggan Telkomsel).

Sumber foto:

  1. http://epaper.republika.co.id/berita/79814/Pico_BTS_Untuk_Daerah_Terpencil
  2. http://www.telkomsel.com/web/corporate_news?cnid=NTcy

[poll id="2"]

Find anasmcguire on Facebook | Follow anasmcguire on Twitter

Iklan / Ads

Archives

13 Responses to “Telkomsel Bangun Sarana Telekomunikasi di Daerah-Daerah Terpencil”

  1. Kok kampung saya belum dapat sinyal ya…pada hal bts piconya dah siap di pasang, desa tanjung merahe kecamatan kutabuluh tanah karo sumatra utara

    • Mungkin sekarang lagi persiapan mas, silahkan ditunggu dengan sabar.. Buat apa dibangun BTS pico kalau tidak digunakan dengan semestinya.

Leave a Reply

Find anasmcguire on Facebook | Follow anasmcguire on Twitter