Minggu, 23 November 2014
Breaking News
Home » Articles » Rumus Microsoft Excel Beserta Kegunaannya

Rumus Microsoft Excel Beserta Kegunaannya

Setelah kita mengetahui perbedaan antara fungsi, rumus dan formula pada Microsoft Excel hendaknya kita juga dapat memahami bagaimana menggunakan rumus atau fungsi yang ada di dalam sistem Microsoft Excel tersebut. Ada beberapa fungsi dasar yang biasanya digunakan sebagai rumus untuk menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan pengolahan angka baik matematika, statistika, ataupun yang lainnya.

Rumus dan Formula Microsoft Excel

Berikut beberapa rumus/fungsi pada Microsoft Excel beserta kegunaanya :

  1. SUM (range)
    Fungsi SUM ini digunakan untuk menjumlahkan semua angka pada daerah range. Pada contoh di atas, penggunaan rumus atau fungsi SUM pada sel G6 adalah:
    =SUM(C6:F6)
  2. AVERAGE (range)
    Fungsi AVERAGE ini digunakan untuk menghitung nilai rata-rata dari semua angka pada daerah range. Pada contoh di atas, penggunaan rumus atau fungsi SUM pada sel H6 adalah:
    =AVERAGE(C6:F6)
  3. MAX (range)
    Fungsi MAX ini digunakan untuk mencari dan menampilkan nilai tertinggi dari daerah range. Pada contoh di atas, penggunaan rumus atau fungsi SUM pada sel C16 adalah:
    =MAX(C6:C15)
  4. MIN (range)Fungsi MAX ini digunakan untuk mencari dan menampilkan nilai tertinggi dari daerah range. Pada contoh di atas, penggunaan rumus atau fungsi SUM pada sel C17 adalah:
    =MIN(C6:C15)
  5. IF (uji logika, nilai jika benar, nilai jika salah)
    Fungsi IF ini merupakan fungsi bersyarat yang digunakan untuk mengembalikan nilai jika kondisi atau evaluasi dinyatakan benar/salah. Pada contoh di atas, saya menggunakan rumus nested if alias if bertingkat. Adapun ketentuan untuk keterangannya adalah: Jika nilai rata-rata di atas 80 maka mendapat predikat bagus, jika nilai rata-rata antara 60-80 maka mendapat predikat cukup, dan jika kurang dari 60 maka akan mendapat predikat kurang. Adapun penggunaan rumus atau fungsi IF pada contoh di atas yakni pada sel I6 dengan rumus atau formula sebagai berikut:
    =IF(H6>80,”bagus”,IF(H6>60,”cukup”,”kurang”))

Rumus dan Formula Microsoft Excel

Tak hanya lima rumus atau fungsi di atas saja, saya juga mempunyai beberapa contoh lain yang melibatkan fungsi yang dapat mencari dan menampilkan nilai hanya dengan menggunakan sebuat tabel saja. Adapun rumus / fungsi pada Microsoft Office Excel tersebut adalah:

  1. Hlookup (nilai_lookup,table_array,index_baris,true/false) —> Horizontal
    Fungsi HLOOKUP ini digunakan untuk mencari sebuah nilai kemudian menampilkan nilai yang sesuai berdasarkan indeks baris tabel referensinya. Indeks baris ini merupakan baris ke berapa yang ingin kita tampilkan. Pada contoh yang kedua di atas, ada tiga buah tabel. Dua tabel di bawah isinya sama namun bedanya cuma tersusun horisontal dan vertikal. Jika kita ingin menggunakan rumus atau fungsi HLOOKUP pada sel C7 maka yang ditulis pada formula bar adalah:
    =HLOOKUP(B7,$E$14:$J$16,2,false)
  2. VLOOKUP (nilai_lookup,table_array,index_kolom,true/false) —> Vertikal
    Fungsi VLOOKUP ini digunakan untuk mencari sebuah nilai kemudian menampilkan nilai yang sesuai berdasarkan indeks kolom tabel referensinya. Indeks kolom ini merupakan kolom ke berapa yang ingin kita tampilkan. Jika kita ingin menggunakan rumus atau fungsi VLOOKUP pada sel I7 maka yang ditulis pada formula bar adalah:
    =VLOOKUP(B7,$A$14:$C$19,3,false)

Nah, itu tadi penggunaan beberapa rumus / fungsi pada Microsoft Excel. Rumus-rumus tersebut biasanya sering digunakan untuk menyelesaikan problematika dalam mengolah sebuah data berupa angka. Semoga bermanfaat!

About Anas

Hanya seorang blogger saja!