Maria Ozawa vs Pancasila
Siapa yang gak pernah dengar kata Maria Ozawa alias Miyabi? Ya, Maria Ozawa ini adalah bintang film parno jepang. Akhir bulan ramadhan kemarin diberitakan bahwa Maria Ozawa akan main di Indonesia dalam film berjudul “menculik Miyabi”. Film ini selain dibintangi oleh Maria Ozawa, juga dibintangi oleh sang penulis naskah Raditya Dika.
Sinopsis ceritanya, Maria Ozawa sedang merantau ke indonesia dan mendirikan sebuah toko. Di lain tempat ada sekelompok anak muda yang mencari kado untuk ultah ceweknya. Dan para pemuda tersebut adalah fans Miyabi (Maria Ozawa). Di tengah pencarian kado, mereka bertemu dengan Maria Ozawa, kemudian timbul pikiran atau ide untuk menculiknya.
Di Indonesia, masyarakat mulai bereaksi. Mulai dari Media Massa, Front Pembela Islam, MUI, Menkominfo, ketua PBNU, dan kyai kondang turut berkomentar. Masyarakat kini dijejali opini tentang Maria Ozawa lewat televisi, setelah melihat berita yang ditayang televisi, masyarakat mulai bertanya-tanya siapa maria ozawa? kenapa kok jadi kontroversi? dll. Dan pada akhirnya, popularitas Maria Ozawa tambah meningkat. Masyarakat semakin memburu video Maria Ozawa.
Menurut Ma’ruf, ketua Majelis Ulama Indonesia, citra Maria Ozawa dimata masyarakat Indonesia adalah bintang film parno. Tentu masyarakat kita akan menolaknya. Sedang menurut Muh. Nuh, Menkominfo, biarpun Maria Ozawa datang secara legal, namun masih banyak masyarakat yang menolaknya. FPI juga tidak tinggal diam, mereka berdemo untuk menolak kedatangan Maria Ozawa di Indonesia.
Pancasila kini diuji kesaktiannya? Mengapa? Pancasila adalah salah satu landasan bangsa ini untuk memfilter budaya asing yang masuk ke Indonesia. Kenapa harus difilter? ya karena masyarakat indonesia adalah masyarakat ketimuran. Apalagi Indonesia adalah negara yang mayoritas penduduknya adalah muslim. Kalau dulu pancasila pernah ditantang oleh ideologi komunis dan menang, kini giliran ditantang oleh Maria Ozawa (“ini hanya sebuah perumpamaan saja“). siapakah yang menang?


about 10 months ago
dengan berpedoman pancasila kedatangan maria ozawa juga bisa debatabe, karena pancasila bisa dipakai atas dasar persamaan hak (..dia kan punya hak masuk indonesia), atas dasar kemanusiaan (dia kan mau diangkat manusianya), atas dasar keadilan (dia kan… apa ya..)
hampir semua dasar2 dalam pancasila bisa dipakai, kecuali atas dasar moral, akhlaq, dll.
selama ini, film komedi indonesia selalu dekat-dekat dengan seks, apapun. bisa dibayangkan kalau maria datang… imagenya saja sudah ngeseks. meski tak main porno tapi tetap aja jadi promosi video maria dalam pikiran para lelaki. dengar2 video maria di glodok laris manis, harganyapun melipat tinggi.
itulah, karena image, ketidakpornoan maria di film tetap membuat masyarakat menjadi porno. semoga maria tidak datang.
about 10 months ago
Wah kalo misalnya Miyabi jadi kesindang gimana yo Mas ??? Apakah moral bangsa bakal hanrur….???
about 10 months ago
wew.. harusnya dikasi tuh maen ke indo, lagian film-nya kan bukan film porno
about 10 months ago
yaa.. yang penting2 gak pernah dibahas seru. yang gak penting2 kayak gini diurusin.. hehehehe