(GoVlog-Ramadan) Berkhayal di Saat Puasa Boleh Loh!
Pagi ini, Selasa 16 Agustus 2011, saya bersama teman-teman guru lainnya menghadiri Workshop yang diadakan oleh pihak sekolah. Workshop ini dimulai sekitar jam 7 pagi dengan pembicaranya adalah Bapak Darmaji. Pagi-pagi, puasa pula, pasti males buat konsentrasi. Hadewww, cobaan saat menjalankan puasa. “Ya Allah jadikan aku orang sabar dan kuat menjalankan perintah-Mu!“
Di awal sesi, beliau melontarkan pertanyaan kepada kami sambil ditunjukkan menggunakan gambar melalui infokus, “Bagaimana caranya memasukkan seekor Jerapah ke dalam lemari es?“. Kemudian salah satu peserta menjawab, “Jerapahnya disembelih dulu, kemudian dagingnya dipotong, kemudian dimasukkan ke lemari es“. “Ya tidak bisa pak, Jerapahnya gak cukup kalau dimasukkan ke dalam lemari es“, sanggah peserta lain. Kalau diperhatikan, memang semua jawaban yang diberikan para audience adalah benar. Namun, bagi pembicara jawaban yang dimaksud belum mengena, lantas beliau menunjukkan jawaban yang diinginkan, “Buka pintu lemari es, taruh Jerapah ke dalamnya, kemudian tutup kembali pintunya“.
Mendengar jawaban yang begitu entengnya, kami pun merasa bingung. Lantas, Pak Darmaji kemudian menjelaskan kepada kami. “Lemari es merupakan tempat yang di sekelilingnya dipenuhi es atau area yang dingin. Pernah gak membayangkan lemari es yang lebih besar dari Jerapah? Apakah sebuah pabrik yang memiliki ruangan pendingin raksasa bisa disebut lemari es?“. Akhirnya kami pun memahami maksud dari beliau. Ya maklum beginilah kaum pemikir di saat menjawab sebuah permasalahan.
Pertanyaan berlanjut, “Bagaimana memasukkan seekor gajah ke dalam lemari es?“. Kami pun serentak menjawab, “Buka pintu lemari es, taruh gajah ke dalamnya, kemudian tutup kembali pintunya“. Mungkin kalau kita merujuk ke permasalahan pertama, jawban tersebut benar, namun di dalam lemari es kan ada Jerapah. Kemudian beliau menunjukkan jawaban yang benar, “Buka pintu lemari es, keluarkan Jerapah, taruh gajah ke dalamnya, kemudian tutup kembali pintunya“.
Mungkin kalian semua merasa bingung, kenapa harus mengeluarkan jerapah dahulu, itu dilakukan karena lemari es telah terisi oleh seekor jerapah. Kita harus peka dan mengingat kembali apa yang terjadi di sekitar kita. Semua masalah pasti ada kaitannya dengan masalah yang lainnya, dan dibutuhkan sebuah ide yang lebih dari ide biasa.
Hmm,, berlanjut ke pertanyaan berikutnya, “Raja Singa mengadakan konferensi, semua hewan diharuskan hadir kecuali satu. Hewan apakah itu?“. Tak ada satupun dari kami yang bisa menjawab. Lantas beliau menunjukkan jawabannya, “Gajah. Kok bisa? Ya karena berada di lemari es“. Kami pun tertawa, “Hahahaahahaha..“
“Ini adalah pertanyaan terakhir, bagaimana caranya kita menyeberangi sebuah sungai yang biasanya di dalam sungai ini ada buayanya?“, tanya pak Darmaji. “Menggunakan jembatan, pak“. “Gak jadi lewat di situ pak, cari jalan lain memutar dan melewatinya menggunakan jembatan“. “Membuat jembatan sendiri“. Sambil tertawa beliau menjawab, “Langsung aja renang. Lupa ya? buayanya kan ikut konferensi dengan Raja Singa“. Kami pun merenungkan semua pertanyaan tadi, bagi kami semua jawaban adalah benar, tinggal kita aja menggunakan yang mana.
Siapapun tau bahwa korupsi itu tidak boleh. Nazarudin pun tau bahwa korupsi itu tidak boleh. Bahkan anak SD pun tau bahwa korupsi itu tidak boleh. Lantas kenapa kita melakukannya? Siapakah yang salah? Bagi kami kaum guru, ini adalah sebuah pertanyaan tantangan bagaimana kita membentuk karakter anak didik. Sejak kecil kita diajarkan oleh guru agama kita, “Mencuri itu haram dan akan diganjar dengan dosa kemudian kita akan dimasukkan neraka“.
“Manusia yang paling merugi di hari kiamat ialah seorang yang mencari harta dengan cara yang tidak benar (mencuri, korupsi, menipu, dll) kemudian harta tersebut dibawa masuk ke dalam api neraka.” (HR. Bukhari Muslim).
Mari kita renungkan, mumpung masih bisa menikmati bulan Ramadhan, mumpung kita masih bisa melaksanakan puasa, mumpung kita masih masih diberi umur, mari kita tingkatkan ketaqwaan dan keimanan kita sehingga kita menjadi manusia revolusioner yang entah sampai kapan kita akan merubah keadaan negeri ini. Percayalah bahwa suatu saat kita akan menjadi lebih baik. Seperti lagunya Maher Zain, “Insha Allah.. You’ll find your way”.
Percayalah dari mengkhayal akan terwujud sebuah ide gila yang fantastis. Seperti khayalan para astronot dulu yang memikirkan bagaimana rasanya berada di bulan. Dan akhirnya kini, mereka berhasil mewujudkannya. Selamat berpuasa!
NB: Cerita di atas ini merupakan cerita nyata yang saya alami pada hari ini di tempat kerja.
Baca dan komentari juga headline artikel ini yang dimuat di VIVAnews http://bit.ly/pVXnX3
Bukti send to twitter dan follow:




Home






wkwwk aq juga pernah denger mas…di acara B-cak Jtv tebakan ini
kalau saya tidak banyak Menghayal mas ,tapi banyak berMimpi ..kan tidurnya orang puasa ibadah juga akaka *ngeles
“Insha Allah.. You’ll find your way”. Paling Mantab,,,
ya pertanyaan seperti itu ada kalanya benar. Dan kalau dipikir-pikir juga benar.
Suka maher zain juga ya??
pertanyaan seperti ini sering juga digunakan oleh kebanyakan guru untuk mengisi waktu luang di saat jam pelajaran berlangsung sebagai selingan agar siswa tidak merasa tegang dan penat merasakan suatu mata pelajaran yang sedang mereka ikuti. Saya juga masih ingat benas bahwa guru saya waktu SD dulu pernah menanyakan hal yang sama seperti yang di tulis di sini akan tetapi perumpamaan hewan yang dipakai berbeda yaitu hewan sapi dan gajah …
Benar mas, pertanyaan esbreaking ddi tengah-tengah kepenatan pikiran.
masih bingung saya maksud dari jawaban “Buka pintu lemari es, taruh Jerapah ke dalamnya, kemudian tutup kembali pintunya”
ya just do it. lakukan aja… dibuka, masukkan, tutup
ini memang khayalan yang masuk akal semua umur,
Lucu banget ceritanya. Terutama masalah gajah masuk ke lemari es. Thanks
sama-sama mas..
Wahaha lelucon pas jaman SD nih :p
Kacau
jangan sampai kacaunya gak ketulungan mas..
Itu merupakan sendirin kepada manusia yang berpuasa untuk lebih khusyuk lagi dalam menjalankan semua ibadah di bulan ramdahan
Iya mas,, semoga kita khusyuk menjalankannya hingga akhir ramadhan.. Amiin
Haha,, pertanyaan yang sangat bagus..
dan tak jarang memicu ‘emosi’ audience..
emosi yang mana nih? perasaan pada ketaawa semua
pembelajaran kalo disampaikan dengan cara yang jenaka malah kadang lebih gampang dicerna pendengar, selain itu gak bikin ngantuk
iya mas,, benar kata sampean materi akan lebih muda sampai jika kita ilustrasikan dengan hal yang menarik dan hal yang kaku..
maaf pembicara yang dimaksud apakah pak bambang darmaji?
Hmm, saya kurang tau nama lengkapnya siapa, yang pasti beliau pensiunan guru SMA Negeri 4 Surabaya.
Baru tersadar bahwa maknanya seperti itu ..
Saya pikir ini hanya sebuah guyonan/lelucon yang sebenarnya tidak berhubungan dengan “menghayal” ..
Semua orang selalu punya harapan/mimpi .
Tergantung bagaimana mereka mencapainya (semoga dengan jalan yg benar) .. hehehehehe
Nah, yang terakhir itu yang saya suka… Dan itu inti dari tulisanku ini..
Wah,, saya benar berarti .. hehehe
Nilai seratus untuk saya … hhehehe
100 buat kamu, bella.
saya kira artikel apaan, eh cuman gitu tok..
tapi sangat menghibur mas..
baru nyambung setelah baca 2 kali, hehehe
maaf mas bro, sudah bikin mumet-mumet,,
Kocak juga gan, ane juga pernah ditanya kaya gitu waktu smp sama temen. Tapi alhamdulillah sebagian pertanyaan ke jawab, padahal ane ngasal. Ma’lum bakat humoris.