Dari hasil pemantauan lembaga survey didapat sebuah perhitungan cepat (quick count) hasil pilgub Jatim. Diramalkan akan ada pilkada putaran ke-2. Namun, yang pantas disoroti adalah banyaknya warga yang golput alias gak nyoblos. Angkanya lumayan besar sekitar 40%. Sebenarnya apa yang terjadi sih kok bisa sebesar itu? beberapa pakar menduga bahwa masyarakat udah bosan dan jenuh akan hasil kinerja gubernur kita, selain itu ada pandangan bahwa tidak ada perubahan yang berarti jika para calon-calon itu menjadi gubernur, trus daripada itu lebih baik tetap bekerja daripada datang ke TPS, dan yang paling ektrim ada banyak warga Jatim yang mestinya punya suara tetapi tidak dapat memilih gara-gara tidak memiliki kartu tanda pemilih dan tidak tercantum dalam daftar pemilih tetap.
Sebenarnya Yang menjadi persoalan bukanlah masalah tinggi rendahnya angka golput tetapi kenapa banyak terjadi golput. Saya menduga bahwa tingkat kepercayaan terhadap pemerintah semakin menurun. Kita analogikan dengan pemilu 1999 dengan pemilu sekarang. Kenapa pemilu 1999 diminati dan diikuti oleh sebagian besar bahkan hampir semua lapisan masyarakat berbondong-bondong ke TPS untuk memilih wakilnya? Ya, karena pada waktu itu masyarakat menginginkan perubahan menuju ke arah yang lebih baik. Hal ini dikarenakan rakyat sudah muak dengan ulah pemimpin pada waktu itu. Dan ketika kita bandingkan dengan pilkada jatim beberapa waktu yang lalu hampir semua TPS menjadi sepi, keinginan masyarakat akan pemimpin baru yang membawa perubahan semakin menurun.
Lalu gimana sikap kita dalam pemilihan? Saya yakin semua calon pasti mempunyai kekurangan dan kejelekan dari masing-masing. Namun, sikap yang seharusnya dilakukan kita adalah pilihlah yang terbaik dari sekian yang terburuk. Itulah saran saya. Kenapa? secara tidak langsung maupun langsung kebijakan mereka yang terpilih pasti ada imbasnya bagi kita. “Dua detik di bilik suara menentukan lima tahun”. Lalu gimana kalau kinerjanya buruk? Tetap kita harus pantau dan kritis terhadap kinerja dari gubernur/pejabat yang kita pilih. Apabila pejabat tersebut nyeleweng atau melakukan kebijakan yang tidak mewakili rakyatnya ya tentu harus kita peringatkan. Bagaimana caranya? bisa melakukan demonstrasi, bisa melalui surat, atau melalui media massa. Tapi, bagi para pejabat jangan “masuk telinga kanan, keluar telinga kiri”.
Dalam hal pilkada, golhit adalah sejenis ”malpraktik” yang sengaja dilakukan oleh pihak-pihak tertentu, baik pihak penyelenggara, peserta pemilu, elite politik (partai) termasuk broker-broker politik yang lain. Dari berbagai pengalaman pilkada yang ada di Indonesia, golongan hitam ini sering kali muncul dan berakibat terjadinya konflik-konflik di masyarakat, bahkan di beberpa tempat konflik tersebut bermanifestasi menjadi kekerasan seperti perusakan, penganiayaan sampai dengan proses pengadilan.













jackie
28 Jul 08
10:36 am
Memang dalam memilih suatu pemimpin, Qta harus bersikap bijak.
Q mendukung gerakan kampanye anti golput dan golhit
oyach, ngomong2 postingannya brsn jadi td pgi t……
wah, td pgi sms q, tuch q lgi tdr…
det
28 Jul 08
11:12 am
tingginya angka golput itu gak selalu karena kepercayaan masyarakat rendah kok nas,
seperti saya, mendukung salah satu calon, tapi tidak mencoblos karena sedang berada di surabaya, sementara kalo mau nyoblos harus ke ponorogo. jauh…
dan jumlah yang seperti saya ini saya yakin cukup banyak. sekitar 30% lebih dari total golput..
harusnya KPUD punya solusi tentang masalah ini..
yudi
28 Jul 08
12:01 pm
golput karena bingung atau ga punya pilihan
megan
28 Jul 08
12:06 pm
wah, sebenernya salah kalau kita tidak menggunakan hak pilih kita.
Secara gak kita sadari, kehidupan kita juga dipengaruhi oleh para pemimpin tersebut.
Biar pun kita golput, tetep saja kita dapet imbas-nya.
Mendingan ikut milih.
Pilih pemimpin yang menurut kita paling bijak.
(waduh, saia gak kampanye loh ni boz, cuman pendapat doank, hehe..
salam kenal juga..)
Anang
28 Jul 08
12:11 pm
mbuh lah nas…
kishandono
28 Jul 08
2:01 pm
ikuti suara hati aja, mau milih boleh, ga juga boleh.
nelson
29 Jul 08
7:09 pm
Kita memang harus memilih!!!
Baik itu benar atau salah….
Apa gunanya golput toh kita juga membutuhkan figur pemimpin!!!
aRuL
29 Jul 08
10:28 pm
ini tantangan buat para kandidat untuk memberikan tidak sekedar janji tapi program nyata….
Edi Psw
31 Jul 08
6:54 am
Memang pilkada kali ini bakal banyak yang golput. Tapi saya nggak lho! Saya udah milih di TPS 05 kemarin. Hehehe…
kopitozie
31 Jul 08
1:23 pm
jalan jalan siang cari angin segar …
Shei
31 Jul 08
3:56 pm
ndak golput sih, cuman males nyoblos..

salahkah aku..
masenchipz
31 Jul 08
6:11 pm
tren golput gara2 orang itu ya… gak tau tuh org.. mo golput kok ajak2.. mending ajak2 makan ya… he…he…
Edi Psw
02 Aug 08
9:26 am
Kalau setiap nyoblog diberi uang, tantunya sedikit yang menjadi golput.
areros
03 Aug 08
9:49 pm
saia anti ce sama yang namanya golput. trus gmn ya caranya biar pada gak golput. padahal para clon uda kluar duit byk tu.
mas jombang
05 Aug 08
10:19 am
emang orang jatim harus diberi pendidikan politik lebih banyak dankualitasnya ditingkatkan. agar semuanya bisa berjalan baik
http://masjombang.tk
nada
07 Aug 08
11:14 am
Untung aku belum cukup umur untuk nyoblos jadinya tidak perlu bingung memilih cagub ha…ha…
tapi menurutku golput itukan juga hak!
sluman slumun slamet
10 Aug 08
2:15 pm
saya gak suka golput tapi jauh lebih tidak suka fatwa haram bagi golput…

semoga kyai-kyai itu kembali ke jalan yang benar dan bertobat sebelum ajal.
Gelandangan
10 Aug 08
3:11 pm
Mending saya enggak milih siapa2 dari pada dipaksa milih yang caleg-nya semua mata duitan enggak ada yang bersih
JANGAN TAKUT KATAKAN GOLPUT KLO INDONESIA BELUM BERSIH DARI KORUPSI
rio
15 Aug 08
10:10 pm
wah kemarin pas putaran-1 saya golput, habis g ada yng sesuai selera…
Gelandangan
16 Aug 08
9:50 pm
klo ditanya kenapa harus golput
jawabannya :
karena sampai sekarang diindonesia enggak ada pemimpin yg bersih dari kkn dan semuanya masih memikirikan perutnya masing2 heheheheh
Gempur
18 Aug 08
9:33 am
Ah.. memang lagi males datang ke tps ajah kalo saya.. hehehehe
afwan auliyar
19 Aug 08
12:55 pm
wah…memang sush kang klo begitu…..
kita harus mengaharpkan pejabat yang adil & bijaksana…..
juga, bkalan masuk kuping kanan… mental lagi…
ILYAS ASIA
20 Aug 08
11:53 am
salam kenal aja
yuni
20 Aug 08
12:18 pm
ya betul mending golput…………..
Edi Psw
27 Aug 08
11:55 am
Golput memang marak. Hehehe…
ma6ma
01 Sep 08
12:32 pm
sepakat boz… .
paling enggak pilih yang terbaik dari yang terjelek… .
hehehe… .
Qisthon
07 Sep 08
5:34 pm
Sayangnya suara hati ini: GOLPUT