Selasa, 20 mei 2008, pukul 19.00 WIB di gelora Bung Karno Jakarta diadakan sebuah acara akbar dalam memperingati 100 tahun kebangkitan nasional Indonesia. Acara ini dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ny Ani Yudhoyono, Ny Mufida Jusuf Kalla, Ketua Panitia Nasional Peringatan 100 tahun Kebangkitan Nasional Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa, Wakil Ketua Menteri Komunikasi dan Informatika Muhammad Nuh, Ketua Harian Chairul Tanjung, Wakil Ketua Harian Ishadi, dan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu serta para undangan. Acara ini diliput secara live oleh seluruh stasiun televisi swasta Indonesia.
Bertindak sebagai Host adalah Tantowi Yahya dan Maudi K. Kurang lebih 30.000 orang mengisi pagelaran tersebut. Pagelaran ini juga menampilkan Di3va yang menyanyikan lagu Bendera ciptaan Eross Chandra, Edo menyanyikan lagu kebangsaaan Indonesia Raya, Agnes Monica dan beberapa artis lainnya. Mulai dari rakyat biasa hingga TNI-Polri ikut berpartisipasi. Berbagai pertunjukan yang ditampilkan antara lain: terjun payung, drum band, Harmoni Nusantara, Tarian Saman, Perkusi Nusantara, Tarian dan Nyanyian Nusantara, hingga atraksi beladiri oleh TNI dan Polri, atraksi 1.000 pesilat, dan reog Ponorogo.
Pagelaran ini merupakan pagelaran terbesar selama peringatan HarKitNas sebelumnya. Dalam acara ini juga terdapat pemecahan rekor bendera Indonesia terbesar berukuran raksasa dan masuk dalam guiness book of record. Dalam pagelaran ini Presiden SBY mencanangkan slogan baru yakni “Indonesia Bisa”.

Selain mencanangkan slogan baru, pada hari itu dikumandangkan sebuah lagu “Majulah Negeriku” ciptaan SBY. Jadi jangan salah presiden kita selain sebagi penyanyi, dia juga seorang pencipta lagu.
Berikut ini merupakan beberapa foto dari acara tersebut:
(Kompas/Agus Susanto (AGS))
(Kompas/Alif Ichwan (AIC))

(Kompas/Agus Susanto (AGS))













det
22 May 08
3:51 am
sayang sekali saya ndak kebagian!
[kencan sama gandhi di cak mis. hehehe...]
Sifaa
25 May 08
10:07 pm
Maju terus indonesia eh Indonesia (hurup i nya pk kapital)! !
Kalo liat acara nasional kyk gitu rasanya sangat bangga deh jd orang Indonesia.
Oh iy kritikan bwt 3 diva, nyanyinya amburadul. Main sahut2an, musik dan nyanyinya ga nyatu. Jadi ga khidmat dengerinnya, harusny COKELAT aja tu yg nyanyiin
v