Turut berduka cita atas meninggalnya bapak pembangunan bangsa kita, mantan presiden H. M. Soeharto yang telah banyak memberikan sumbangsih untuk masyarakat, bangsa dan negara. Semoga jasa-jasa dan amal ibadahnya selama masa hidupnya diterima di sisi-Nya. Dan dimohon semuanya semoga mau memaafkan segala kesalahannya. Dan untuk kroni-kroninya semoga tetap diadili.

Beliau meninggal pada tanggal 27 januari 2008 pukul 13.10 WIB di Rumah Sakit Pusat Pertamina. Sang Jenderal menghadap sang khaliq pada usia 86 tahun. Meninggalkan 3 orang putri, 3 orang putra, dan beberapa cucunya.

Flash back

Soeharto terlahir di Desa Kemusuk, Argomulyo Yogyakarta, 8 Juni 1921. Menjadi presiden RI ke-2 menggantikan presiden Soekarno berdasarkan supersemar. Selama 30 tahun beliau memimpin Indonesia. Pada tahun 1998, beliau mengundurkan diri atas desakan mahasiswa yang menginginkan soeharto mundur, penurunan harga kebutuhan pokok dan reformasi.

Setelah soeharto mundur, muncul Ketetapan MPR No XI/1998 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas KKN, termasuk mengadili Soeharto dan kroni-kroninya. Lagi-lagi keputusan untuk mengusut kasus Soeharto mengalami kegagalan karena kondisi Soeharto yang sering sakit-sakitan. Akhirnya, pada tanggal 11 Mei 2006 SKPPP dikeluarkan Kejaksaan Agung. Namun, kasus perdata Soeharto tetap diadili.

Terlepas dari itu, Soeharto sering keluar masuk rumah sakit RSPP dan beberapa kali mengalami mas kritis. Akhirnya, pada tanggal 27 Januari 2008 beliau menghembuskan nafas untuk yang terakhir kalinya. Selamat jalan Jenderal..

Sumber foto: http://www.tokohindonesia.com/

Bookmark:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • BlogMemes
  • Blogosphere News
  • Reddit
  • Spurl
  • Technorati
  • YahooMyWeb

This post has 8 comments.


  1. Anang
    28 Jan 08
    10:01 am

    [...]Bagaimanapun beliau adalah seorang bapak bangsa ini. Seorang yang pernah menjadi bapak dan mengurusi anaknya yang bernama Indonesia… Indonesia sebagai seorang anak yang berbakti sudah seharusnya menghormati dan mendoakan bapaknya yang telah tiada.. Urusan kesalahan sang bapak yang pernah diperbuat sudah pasti Sang Maha Segala yang juga Sang Maha Adil itu akan menjadi hakim sesungguhnya kelak di hari penghitungan amal… Semua kejujuran akan terkuak dan terbuka lebar disana kelak. Marilah kita jauhkan diri dari yang namanya fitnah. Kalau tidak punya cukup bukti yang kuat, janganlah sok ikut-ikutan berteriak lantang, karena itu adalah jalan menuju sebuah fitnah. Karena bagaimanapun juga fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan


  2. gempur
    28 Jan 08
    2:25 pm

    Selamat jalan pak!


  3. Mardies
    28 Jan 08
    2:32 pm

    Selamat jalan Bapak dengan senyum menawan. Saya merasa berterima kasih karena Bapak telah mengorbankan waktu untuk memikirkan negara. Namun ada sedikit ganjalan. Saya harap ganjalan itu segera terselesaikan dan tidak berlarut-larut


  4. ridu
    28 Jan 08
    8:25 pm

    semoga amal dan ibadahnya diterima sesuai dengan perbuatannya di dunia ini,, amin

  5. “…….Terlepas dari itu, Soeharto sering keluar masuk rumah sakit RSPP dan beberapa kali mengalami mas kritis……”

    kenapa yak…. kalo orang dah turun dari jabatan, kebanyakan (gak semua sih) pada sakit-sakitan…?? :mrgreen:


  6. Nico
    28 Jan 08
    11:56 pm

    Waktu liat foto pak Harto selagi muda ternyata mirip buanget sama Tommy.


  7. andi bagus
    29 Jan 08
    8:49 am

    turut berduka cita..


  8. dodot
    29 Jan 08
    10:39 am

    Dodot turut berduka cita atas kepulangan jenderal besar, terima kasih atas segala jasa-jasanya bagi negeri ini, bosan ngomongin yang jelek2 melulu, hi hi, tapi dia ngaku kalau dia tidak melakukan hal2 yang berbau kkn, jangan di ingat2 lagi tentang dia, bikin sedih