Soeharto atau yang akrab dipanggil pak harto merupakan presiden terlama yang menjabat di negara ini. Terlahir di Kemusuk, Yogyakarta, tanggal 8 Juni 1921. Menjabat menjadi presiden sejak tahun 1967-1998. Dalam masa pemerintahan beliau, banyak sekali penyalahgunaan kekuasaan termasuk korupsi dan pelanggaran HAM.

Awal tahun 1998, perekonomian Indonesia mulai goyah. Hal ini disebabkan krisis moneter, harga kebutuhan banyak yang melambung naik, daya beli masyarakat berkurang. Banyak mahasiswa melakukan demonstrasi besar-besaran di gedung DPR/MPR menuntut mundurnya soeharto sebagai presiden saat itu. Aksi dengan agenda reformasi tersebut mendapat dukungan dan simpati dari rakyat Indonesia.

Gedung DPR/MPR dipenuhi oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Indonesia. Semua elemen mahasiswa yang berbeda faham dan aliran bersatu dalam satu tujuan menurunkan soeharto. Aksi menduduki gedung DPR/MPR ini dipelopori oleh Forum Komunikasi Senat Mahasiswa Jakarta (FKSMJ) dan Forum Kota.

Akhirnya, tujuan mahasiswa tercapai, soeharto mengundurkan diri pada tanggal 12 mei 1998. Namun, perjuangan tersebut dibayar mahal dengan tragedi Trisakti dan tragedi semanggi yang menewaskan banyak mahasiswa akibat bentrokan dengan aparat bersenjata. Para mahasiswa yang gugur dan dianugerahi pahlawan reformasi antara lain:

  • Muhammad Yusuf Rizal
    Mahasiswa FISIP angkatan 1997 Universitas Lampung, Lampung. Gugur tertembak di depan markas Koramil Kedaton, Lampung, pada tanggal 28 September 1999 saat melakukan unjuk rasa menentang penerapan UU PKB.
  • Yun Hap
    Mahasiswa Universitas Indonesia, Jakarta. Gugur dalam peritiwa Tragedi Semanggi II pada tanggal 23 September 1999.
  • Bernardus R Norma Irmawan
    Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Atma Jaya, Jakarta.
    Gugur dalam peristiwa Tragedi Semanggi pada tanggal 13 November 1998.
  • Engkus Kusnadi
    Mahasiswa Universitas Jakarta
    Gugur setelah Tragedi Semanggi pada tanggal 13 November 1998.
  • Heru Sudibyo
    Mahasiswa penyesuaian semester VII Universitas Terbuka, Jakarta
    Gugur setelah Tragedi Semanggi pada tanggal 13 November 1998.
  • Lukman Firdaus
    Pelajar Sekolah Menengah Umum Negeri (SMUN) 3 Ciledug, Tangerang
    Gugur setelah memperkuat barisan mahasiswa proreformasi di Jakarta, pada hari Kamis tanggal 12 November 1998 ia terluka berat dan meninggal dunia beberapa hari kemudian.
  • Sigit Prasetyo
    Mahasiswa Teknik Sipil YAI Jakarta
    Gugur dalam peristiwa Tragedi Semanggi pada tanggal 13 November 1998.
  • Teddy Wardani Kusuma
    Mahasiswa Fakultas Teknik Mesin Institut Teknologi Indonesia, Serpong.
    Gugur dalam Tragedi Semanggi pada tanggal 13 November 1998.
  • Elang Mulya
    Mahasiswa Trisakti, Jakarta
    Gugur dalam Tragedi Trisakti pada tanggal 12 Mei 1998.
  • Hafidin Royan
    Mahasiswa Trisakti, Jakarta
    Gugur dalam Tragedi Trisakti pada tanggal 12 Mei 1998.
  • Hendriawan Sie
    Mahasiswa Trisakti, Jakarta
    Gugur dalam Tragedi Trisakti pada tanggal 12 Mei 1998.
  • Hery Hartanto
    Mahasiswa Trisakti, Jakarta
    Gugur dalam Tragedi Trisakti pada tanggal 12 Mei 1998.
  • Moses Gatotkaca
    Masyarakat kelahiran Banjarmasin yang bekerja di Yogyakarta ini menjadi korban kekerasan pada saat terjadi kerusuhan di Yogyakarta pada tanggal 8 Mei 1998

www.semanggipeduli.com

Saat ini mantan presiden soeharto kondisinya kritis, dan dirawat di RSPP. Berbagai peralatan medis yang dipasang dipasang di tubuh beliau sebagai pertahanan terakhir. Banyak para pejabat dan tokoh agama yang menjenguk beliau. Mereka meminta agar masyarakat mendoakan beliau.

Di lain pihak, banyak pihak yang meminta pemerintah untuk mengampuni Soeharto atas dasar jasa-jasa soeharto saat menjabat sebagai presiden dulu. Setujukah Anda?

sumber: wikipedia, semaggipeduli.com, dan berbagai media
sumber foto: http://www.metrotvnews.com/newsdotcom/data/berita/12.jpg

baca juga: Do’a untuk Eyang Soeharto

Bookmark:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • BlogMemes
  • Blogosphere News
  • Reddit
  • Spurl
  • Technorati
  • YahooMyWeb

This post has 18 comments.


  1. ridu
    12 Jan 08
    10:24 am

    Hm… sebagai manusia kita harus saling memaafkan… tapi kalau masalah hutang-piutang ya tetep harus dibayarlah… uang-uang rakyat yang dulu dimakan,, harap dikembalikan.. baru bisa pergi dengan tenang!!


  2. STR
    12 Jan 08
    12:15 pm

    Sependapat dengan komen Ridu di atas. Soal mengampuni, saya rela mengampuni, tapi hukum tetap harus tegak kan? Kekayaan keluarga Soeharto tetep harus diusut tuntas.


  3. geewaq
    12 Jan 08
    1:23 pm

    Untuk diampuni, tentu harus dibuktikan dulu dong kesalahannya secara hukum :)


  4. nicoustic
    12 Jan 08
    3:47 pm

    betul saya setuju dengan jiewa, memangnya pak Harto salah apa?kok diampuni? memang pak Harto pernah dituduh bersalah?gak pernah kan?

  5. @ ridu: bener..
    @ STR: Hukum ya hukum.. kemanusian ya kemanusian.. jadi jangan disangkut pautkan..
    @ geewaq, nicoustic: ini adalah pendapat pribadi saya, memang secara hukum, soeharto tidak bersalah. Itukan karena kasusnya gak jelas dibuka-ditutup-dibuka-ditutup. Ini sekedar referensi:
    baca di sini, banyak mahasiswa dan masyarakat yang tewas saat tragedi trisakti dan semanggi, siapa yang bersalah?


  6. Hair
    13 Jan 08
    12:08 pm

    Kalo emank bener pak harto ngambil uang rakyat, saya rasa itu gak sebanding dengan jasa2 yang di berikan untuk bangsa ini. jadi maafin aja dech


  7. gempur
    14 Jan 08
    12:00 am

    @hair: artinya, jika sudah berjasa lantas boleh seenaknya mengambil uang rakyat? hemmmm, sepertinya merampok sudah sedemikian permissive untuk rakyat indonesia? jadi pusing saya?!


  8. antarpulau
    14 Jan 08
    2:58 am

    …Soeharto atau yang akrab dipanggil pak harto merupakan presiden terlama yang menjabat di negara ini…

    ==============
    Ya betul…
    Kalo ndak salah… waktu berkuasanya Pak Harto SAMA LAMANYA dengan waktu berkuasanya suaminya Ibu Tien…. :mrgreen:
    *kabur sebelum diamuk massa…*


  9. dodot
    14 Jan 08
    10:19 am

    kita harus bicara apa dulu? Kalau kebaikan ok akan melupakan mengenai kesalahan pada masa lampau, namun keburukan yang dilakukannya lebih banyak dari pada kebaikan yang dia perbuat.

    Sungguh pun demikian, saya hanya berpikiran kalau dia akan berpulang dalam waktu dekat. Untuk memaafkannya saya menjawab tidak tau


  10. Edi Psw
    14 Jan 08
    4:00 pm

    Kalau saya sendiri yang tidak ada urusan langsung dengan Pak Harto, ya mau aja mengampuni. Tapi nggak tahu ya, bagaimana dengan para seluarga korban dari kasus Semanggi? Apakah mereka mau memaafkan?


  11. gandhi
    15 Jan 08
    11:54 am

    Ada yg bilang suharto bapak pembangunan, pembangunan yg mana? lha jelas2 pengangguran dan rakyat miskin makin bertambah, utang luar negeri menumpuk, kehilangan bargaining power di mata dunia dan segudang kemorosotan2 negara ini.

    Jadi diampuni ato tidak?

    jawaban saya adalah TIDAK!!!!!!!! sampai kapanpun tetap TIDAK!!!!


  12. FraterTelo
    15 Jan 08
    3:32 pm

    diampuni? damput apa?

    diampuni ya bolehlah yang penting jangan dibebaskan dari tuntutan hukum.


  13. saifudinhidayat
    15 Jan 08
    7:57 pm

    tidak


  14. bayoe
    19 Jan 08
    3:09 am

    hukum tidak pandang bulu

  15. @ semua: negara kita adalah negera hukum. tidak ada satupun orang yang kebal hukum di Indonesia. Kalo ada wacana pengampunan atao apalah terserah… Yang penting hukum harus ditegakkan..


  16. jn fuck you
    06 Feb 08
    10:00 am

    gue sih asik-asik aja kalo harto diampuni, tapi sita dulu aset berharganya semuanya, sampai 7 turunan, biar keluarga cendana jadi pengemis, biar rasain hidup susah kaya gimana ????


  17. RaVeX
    07 Mar 08
    7:21 am

    Saya sbagai orang yang gak kena imbas si mau2 saja memaafkan…
    tapi stlah saya mlihat foto2 tragedi tsbut…saya jadi benci ama pak harto..saya mau memaafkan tetapi apakah mahasiswa2 yang di atas itu mau memaafkan?
    saya rasa tidak…
    NYAWA DIBAYAR DENGAN NYAWA…
    dengan seenakny pak harto pergi….
    padahal korban sudah tak bisa d hitung lagi…


  18. saifudin
    17 Aug 08
    10:10 am

    selamat