Dunia pendidikan kita tercoreng lagi, kalo kemarin guru mesum, kini giliran guru tusuk muridnya. Hal ini terjadi di Sukabumi, tepatnya di SMP 1 Bojong Lompang, Jampang Tengah, Sukabumi. Korbannya adalah Rian Herdiana (13), siswa kelas II dari SMP 1 Bojong Lompang. Korban ditusuk oleh Guru Olahraganya, Tuber Romson.
Saat itu semua siswa dikumpulkan di halaman sekolah untuk mengikui class meeting, tiba-tiba Tuber Romson menghampiri Rian dan menghujamkan pisau ke tubuh Rian sebanyak tujuh kali, yakni dua tusukan di perut, dua tusukan di punggung, tiga tusukan lainnya di lengan kiri kanan.
Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Syamsudin, Sukabumi, Jawa Barat. Dan sempat mendapat perawatan secara intensif di ruang ICU. Korban meninggal pukul 12.45 WIB setelah koma selama 2 jam. Sementara sang pelaku dilarikan ke Rumah Sakit Sekarwangi, Cibadak karena mengalami luka-luka akibat dihakimi massa.
Menurut sang pelaku, dirinya sudah tak tahan terhadap perlakuan keluarga korban yang sering menghina dan mengejek-ejeknya.
Apa sih yang terjadi dengan dunia pendidikan kita? Kenapa seorang guru tega melakukan hal yang sekeji itu? Mungkin pemerintah harus lebih selektif terhadap penerimaan guru maupun CPNS dan juga tes mental dan psikologinya.













gempur
20 Dec 07
9:00 pm
Ikut berbelasungkawa atas musibah yang menimpa dunia pendidikan indonesia mas!
saya jadi miris.. takut.. salah..
ridu
21 Dec 07
1:00 pm
Guru juga manusia, terkadang khilaf dan salah, tapi seharusnya sebelum dia melakukan hal itu, dia harus mempunyai pikiran bahwa dia itu menyandang gelar guru, yang mana merupakan teladan bagi anak didiknya, jadi yah turut prihatin deh atas kejadian ini
dodot
22 Dec 07
8:45 am
kejadian psikologis atau tekanan psikologis yach??
Saya pernah mendengar obrolan seorang dosen yang sudah bejibun gelar disandangnya katanya begini:
“… semakin tinggi pendidikan seseorang (maksudnya ilmu yang dipelajarinya) maka ia akan semakin sabar dan tidak cepat marah…”
memang benar, tetapi saya lebih suka mengatakan kasus diatas sebagai penyakit masyarakat (tidak ada hub nya memang). Tetapi seseorang akan melakukan tindakan demikian bukan karena mereka tidak beragama (agnostik) atau apalah dan tidak berpendidikan, tetapi karena lingkungan dan juga…. orang nya sudah begitu mau di apain lagi?
4d3uny
29 Dec 07
1:05 pm
bener kak, guru kan harusnya jadi panutan, kok malah yang parah ya…
aku jadi ikut sedih!!!!! makasih yaw, ataskomennya buat aku…
musthafa
31 Dec 07
12:41 am
Cukup mengenaskan dan mengerikan. meski simbol guru sekarang bukan lagi milik paten untuk seseorang yang digugu dan ditiru. barangkali beliau (Tuber) mengalami depresi, gangguan psikologis dan stres akut dengan orang tua si murid, sehingga mungkin beranggapan, “kenapa mereka kurang ajar dengan guru anak mereka sendiri”. he, berprasangka baik saya pada beliau. pendidikan sekarang NGERI…entah berapa sawah yang akan dijual ortu buat menyelesaikan pendidikan saya.
thanks nas, tas commentnya…
mau capucino?